_

_
Balapan Selanjutnya, Red Bull Grand Prix of The Americas. 22 APRIL 2018

Friday, 3 February 2017

Bukan hanya Ekonomi, gelaran MotoGP di Indonesia juga mendorong pertumbuhan Bangsa

foto:Autosport
Sudah lama rencana Indonesia  untuk menggelar balapan paling bergengsi, MotoGP. Jika itu benar terjadi, maka bukan saja kita mendapat keuntungan ekonomi, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan bangsa.

Hal itu disampaikan oleh Dato' Razlan Razali, CEO Sirkuit Internasional Sepang, di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Dikutip dari detiksport Razali mengatakan sudah mendengar kabar bahwa Indonesia akan membangun Sirkuit di Palembang Sumatra. Dia mendukung dan menurutnya itu langkah bagus.

"Kepastiannya saya tidak tahu, tapi yang saya dengar dari berita, Indonesia akan membangun Sirkuit kalau tidak di Palembang atau Bali. Itu merupakan langkah bagus"ucap Razali.

"Saya tidak mempunyai kapasitas untuk memberikan nasehat kecuali diminta. Tapi ada kesamaan antara Indonesia dan Malaysia. Yaitu banyak warganya yang suka olah raga balap khususnya MotoGP"lanjutnya.

langkah yang bagus. Sebab, akan banyak yang datang ke sana," tambahnya lagi.

Razlan menambahkan, menggelar MotoGP tidak hanya menguntungkan dari segi ekonomi tetapi juga pembangunan negara, dan segi permotoran.

Hal itu pun, disebut Razlan, sudah dirasakan oleh Sirkuit Sepang sendiri. Dibangun sejak 21 November 1997 dan dibuka pada 7 Maret 1999, sirkuit ini kerap menggelar event-event besar, seperti A1 Grand Prix, SuperGT, Asian Touring Car Championship, Formula 1, hingga MotoGP. Sirkuit ini memiliki panjang 5,543 km dan punya 15 tikungan.

"Kami itu baru dapat (menikmati) keuntungan pada 2010 dari sejak 1999 di Sepang, dan 1965, dahulu di Batu Tiga. Tapi ini bukan karena penyebab MotoGP tidak bagus, tetapi karena manajemen yang belum fokus kepada MotoGP tetapi Formula 1," ungkap dia.

"Nah, kami manajemen baru mulai fokus kepada dua hal itu. Hanya MotoGP masih berkembang dan penontonnya lebih ramai ketimbang Formula 1 yang saat ini mulai tidak ramai," katanya.
 
Pada hari ketiga tes MotoGP masih banyak penonton yang datang ke Sirkuit Sepang. Sekitar 200-300 orang hadir mengisi bangku-bangku tribune penonton.(de)