_

_
LIVE Race silahkan bergabung di saluran BBM C00219FE7, Fanspage SUTUEMPATnet, Instagram : SATUEMPATnet

Friday, 30 December 2016

Crutchlow : Q2 cuma buang waktu, dihapus saja.

foto:crash
Pembalap MotoGP berkebangsaan Inggris, Cal Crutchlow mendesak Komisi Grand Prix untuk menghapuskan latihan bebas dua. Karena menurutnya hal itu hanya membuang waktu dan menguras tenaga pembalap.

Sebelum musim 2013, para pembalap mencari waktu tercepat selama 1 jam untuk mendapatkan posisi start terbaik. 

Tapi yang berlaku sekarang mirip kualifikasi Formula 1 yang menerapkan sistem gugur di babak pertama. Di mana dari tiga sesi latihan bebas yang dijalani para pembalap akan dihitung dan mereka yang masuk sepuluh besar otomatis lolos mengikuti babak kualifikasi akhir atau Qualifying Practice 2 (Q2).

Untuk pembalap yang tidak masuk sepuluh besar dari hasil tiga latihan bebas pertama akan mengikuti babak kualifikasi awal atau Qualifying Practice 1 (Q1). Setelah jeda 10 menit, dua pembalap tercepat di Q1 akan lolos ke Q2 bergabung dengan 10 pembalap lain yang telah lolos sebelumnya, sehingga akan ada 12 pembalap yang memperebutkan pole position. Dikutip dari sportsindo.

Berdasarkan peraturan tersebut Crutchlow menilai bahwa perebutan tempat  di Q2 adalah kontraproduktif. Karena seluruh pembalap tidak bisa fokus pada penggunaan ban yang akan dipakai selama balapan di akhir pekan.

"Ini hanya membuang-buang waktu untuk semua orang setiap tampil di sesi kualifikasi. Karena hanya 15 menit yang tersedia untuk memperebutkan pole position. Parahnya, kebanyakan pembalap tidak memikirkan penggunaan ban dan mereka hanya terfokus pada tempat di Q2," keluh Crutchlow seperti dikutip Eurosport, Jumat (30/12/2016). (sd)