_

_
Balapan Selanjutnya, Red Bull Grand Prix of The Americas. 22 APRIL 2018

Tuesday, 13 December 2016

Bos Yamaha : Jika tidak pindah Ducati, Lorenzo bisa juara dunia 2016

foto:insella.it
Bos tim Movistar Yamaha, Lin Jarvis, masih membicarakan tentang peluang Jorge Lorenzo di musim 2016 meskipun sudah usai. Jarvis berpendapat bahwa jika pikiran Lorenzo tidak terpecah dan fokus maka pembalap Spanyol itu bisa menjadi juara dunia 2016.

Konsentrasi Lorenzo masih menurut Jarvis terpecah karena terlalu dini memutuskan untuk pindah ke Ducati, padahal Yamaha sudah menyodorkan kontrak padanya sampai 2018. Sementara rekan satu timnya, Velentino Rossi tetap bersama Yamaha sampai 2018.

Karena fokusnya terbelah dengan kesempatan membela Ducati tahun depan, performa Lorenzo bak roller coaster. Pada akhirnya, Lorenzo hanya finis di posisi tiga klasemen akhir MotoGP 2016 dengan koleksi 233 angka. Ia tertinggal 65 poin dari Marc Marquez (Repsol Honda) yang menjadi kampiun. 

"Jika Anda ingin menjadi juara, maka Anda harus fokus dan berada di level tertinggi. Kenyataannya, pikiran Lorenzo terpecah ke Ducati. Itu salah satu penyebab Dia gagal meraih juara dunia"ucap Jarvis di Berita MotoGP Crash. (ok)