_

_
LIVE Race silahkan bergabung di saluran BBM C00219FE7, Fanspage SUTUEMPATnet, Instagram : SATUEMPATnet

Tuesday, 29 November 2016

Dari bengkel bus, mekanik Rossi : Saya tidak pernah mimpi bekerja dengan Rossi

 

Berita motogp Dari bengkel bus, mekanik Rossi : Saya tidak pernah bermimpi bekerja dengan Rossi
foto:twitter
Penggemar MotoGP seluruh dunia tentunya tahu, apalah artinya pembalap tanpa mekanik yang handal. Salah satunya adalah Alex Briggs, mekanik pembalap Movistar Yamaha, Velentino Rossi ini tidak pernah bermimpi bekerja di MotoGP apalagi menjadi mekanik sang legenda.

Alex merupakan salah satu mekanik Rossi dan tentunya masih ada beberapa mekanik Rossi yang sama-sama profesional. Tetapi Alex adalah penentu settingan motor Rossi juga memberi masukan tentang lintasan yang akan dihadapi.

Alex yang berasal dari Australia selaulu setia mengikuti Rossi baik dalam masa jaya maupun dimasa terpuruk. Saat Rossi pindah ke Ducati pada 2011, Alex menjadi rebutan di Yamaha, tetapi Dia memilih mengikuti Rossi di ke Ducati.

Rossi tidak begitu bersinar di Ducati, bahkan bisa dikatan terpuruk. Rossi tak mampu walaupun hanya bersaing memperebutkan gelar juara dunia maupun seri. Ketika Rossi pindah ke Yamaha lagi pada 2013, Alex juga tetap mengikuti Rossi.

Alex ternyata bekerja di bengkel Bus sebelum bekerja dengan Yamaha. Alex mengatakan itu ketika wawancara bersama MCN. Alex mengisahkan dirinya tidak pernah bermimpi bekerja menjadi mekanik di MotoGP apa lagi bekerja untuk Rossi.

"Saya dulu adalah pembalap motorcross yang bekerja di perusahaan Bus. Kemudian jadi montir untuk pembalap besar, bekerja untuk motor-motor mereka. Mungkin ini adalah penyebab orang bertanya tentang saya ketika seorang pembalap berhasil," kata Axel, di berita MotoGP MCN. 

"Pada suatu hari saya sedang cedera karena kecelakaan motorcros. Lalu telpon berdering, saya di telepon oleh Yamaha motorcros Australia, untuk bekerja dengan mereka. Yang telpon adalah Manajer Yamaha" Alex menjelaskan awal mula bergabung dengan Yamaha.

Ditulis di MCN bahwa hampir semua mekanik MotoGP berasal dari bengkel atau toko motor dan dipilih untuk balapan motor bergengsi dunia tersebut (sd)