_

_
LIVE Race silahkan bergabung di saluran BBM C00219FE7, Fanspage SUTUEMPATnet, Instagram : SATUEMPATnet

Saturday, 18 June 2016

Rio Hanya Memiliki Skill, Mobil Cepat dan Keberuntungan Belum Bersamanya.

Rio Hanya Memiliki Skill, Mobil Cepat dan Keberuntungan Belum Bersamanya.

Pembalap Indonesia yang membela tim Manor, Rio Haryanto mengaku masih harus banyak belajar di musim ini. Hampir semua pembalap baru melakukan hal serupa. Itu memeng realistis karena Rio belum memiliki samua syarat untuk jadi juara.

Banyak yang mengkritik penampilan Rio di musim pertamnya membalap di Formula 1 (F1). Seakan Rio pembalap profesional atau seorang juara dunia yang mengalami penurunan performa. Tapi kritik negatif itu tidak pantas kita berikan kepada seorang pembalap yang masih baru.

Michael Schumecher sang legenda pernah mengatakan, ada beberapa faktor atau syarat yang harus dimiliki seorang pembalap agar menjadi juara. yaitu skill, mobil dan keberuntungan. Jadi di F1 tidak cukup hanya skill pembalap, tapi dua faktor yang lain itu harus mengikutinya untuk menjadi juara.

Mungkin kini yang sementara dimiliki Rio hanya Skill, Rio tidak memiliki mobil yang cepat dan juga kurang beruntung. Kalau kita lihat Luwis Hamilton yang begitu masuk ke F1 langsung berada di tim yang sudah mapan, McLaren Mercedes waktu itu. Pada pra musim 2007, ketika diwawancarai Hamilton juga mangatakan hal yang sama dengan Rio "Saya masih harus banyak belajar, saya akan belajar pada Alonso"

Alonso, rekan satu timnya kala itu yang seakan menjadi pembalap nomor satu di awal musim ternyata bisa dimbangi oleh Hamilton. Bahkan di seri akhir GP Brazil, sebelum start hamilton memimpin klasmen pembalap. 

“Saya pikir sebagai pembalap baru, Anda pasti bisa belajar banyak di musim pertama Anda dengan tim seperti Manor,” ujar Rio, dikutip dari situs resmi Formul1 Jumat 17 Juni 2016.

Fernando Alonso, Sebastian Vettel, Kimi Raikkonen, Junson Button mereka tak seberuntung Hamilton. Para juara dunia itu harus meniti karir di tim-tim "gurem" terlebih dahulu sebelum menjadi juara dunia.

Bagaimana jika Rio Haryanto satu tim dengan Hamilton atau Rosberg? Tentu Indonesia Raya selalu terdengar di akhir pekan.