_

_
Balapan Selanjutnya, Gran Premi Monster Energy de Catalunya. 17 Juni 2018

Wednesday, 15 June 2016

Ini Pembalap-pembalap Musuh Lorenzo dari Italia

Ini Pembalap-pembalap Musuh Lorenzo dari Italia

Pembalap Spanyol, Jorge Lorenzo, selalu memiliki "musuh" pembalap Italia, tapi ini jelas hanya kebetulan belaka. Yang terbaru, hubungan Lorenzo dan Iannone memanas sejak balapan Catalunya.

Kita semua tahu bahwa dari dulu Lorenzo selalu tak akur dengan Valentino Rossi. Sebelum Lorenzo datang ke Yamaha, Rossi sebenarnya sudah menolaknya. Rossi seakan tau bahwa Lorenzo adalah pembalap yang dapat menyainginya.

Puncaknya, Rossi meminta garasi keduanya dipisah, Tidak ada pertukaran data. Sesuatu yang aneh untuk pembalap dalam satu tim. Karena pertukaran data sangat penting demi kepentingan tim dan perkembangan motor. Tapi Yamaha seperti tak bisa berbuat banyak. Yamaha menuruti apa kemauan Rossi.

Begitulah efek jika dalam satu tim ada dua pembalap yang baik, apalagi Lorenzo dan Rossi adalah pembalap yang selalu berpartisipasi dalam perebutan juara dunia. Puncak kedua yaitu Rossi meninggalkan Yamaha untuk ke Ducati selama dua musim.

Yang terbaru, Perbutan juara dunia 2015. Yang juga melibatkan Marquez dan akhirnya Lorenzo yang mendapatkan juara dunia.

Pembalap Italia selanjutnya yaitu Almarhum Simoncelli. Pada musim 2011, Lorenzo selalu mengkritik gaya balapan simoncelli yang selalu agresif dam membahayakan pembalap lain. Lorenzo juga pernah memperingatkan Simoncelli

“Tidak masalah jika tidak ada yang terjadi di masa depan, itu tidak menjadi masalah saya. Tapi jika di masa depan terjadi sesuatu, maka itu akan jadi masalah kamu,” ujar Lorenzo seperti dilansir Crash.net.

Lima bulan setelah itu, Marco Simoncelli meninggal dalam kecelakaan di Sirkuit sepang pada 3 Oktober 2011.

Lalu siapa lagi pembalap Italia yang berselisih dengan Lorenzo? Yang terbaru di Sirkuit Catalunya. Lorenzo ditabrak Andrea Iannone. Lorenzo jelas menyalahkan Inanone kerena posisi pembalap Ducati itu dibelakangnya. Tapi Iannone tak mau disalahkan karena, Dia beralasan Lorenzo mengirim terlalu cepat dan menuduh Lorenzo mengalai masalah motor.