_

_
Balapan Selanjutnya, Red Bull Grand Prix of The Americas. 22 APRIL 2018

Wednesday, 11 May 2016

Setiap Kalah, Pembalap Selalu Punya Alasan. Seperti Yang Dikatakan Rossi Dan Lorenzo


Dalam satu tim tapi tidak pernah akur, itulah Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Meskipun di akhir musim ini mereka berpisah. Lorenzo pindah Ducati. Dan belum ada kejelasan tentang pengganti Lorenzo di Yamaha

Yang terbaru tebukti bahwa mereka masih berseteru yaitu saat di podium Sirkuit LeMans, Prancis minggu lalu. Saat sebelum naik, di podium maupun momen semprot sampanye mereka tak tegur sapa, bahkan tak ada jabat tangan

Yamaha sukses meraih finis satu-dua untuk dua seri beruntun. Setelah Rossi menjadi juara di Jerez, Spanyol, kali ini giliran Lorenzo yang unggul atas The Doctor di Sirkuit Le Mans. 

Rossi yang dari mulai latihan bebas kesulitan yang berdapak pada hasil kualifikasi yaitu di hanya meraih urutan tujuh. Begitu juga selepas start. pembalap Italia itu masih diposisi yang sama. Tetapi akhirnya bisa finis kedua dibelakang Lorenzo.

The Doctor mengaku kesulitan untuk mengjar Lorenzo, karena selepas start Dia harus melewati beberapa pembalap, sehinnga saat Rossi di posisi dua Lorenzo sudah terlalu jauh 

Seperti dikutip dari La Gazzetta dello Sport, Rossi menyindir Lorenzo usai balapan di Le Mans. Rossi mengulangi kata-kata Lorenzo yang diungkapkannya ketika dikalahkan pebalap asal Italia tersebut di Jerez.

“Ketika saya sampai di posisi kedua, ban belakang saya mulai menggelincir,” ujar Rossi yang kemudian terdiam sejenak dan tertawa. 

Tetapi akhirnya Dia mengungkapkan alasan yang sesungguhnya

“Lorenzo sudah terlalu jauh. Dia bekerja lebih baik dan punya kecepatan sedikit lebih bagus,” ucap Rossi.  

Rossi saat ini berada di posisi ketiga dengan torehan 78 poin, terpaut hanya 12 poin dari Lorenzo. Sementara Marquez turun ke posisi kedua dengan 85 poin.