_

_
Balapan Selanjutnya, Red Bull Grand Prix of The Americas. 22 APRIL 2018

Thursday, 28 April 2016

Alonso : 'Di Ferrari Tak Juara, Membuat Saya Stres'

Fernando Alosnso, Juara Dunia dua kali yang kini bergabung dengan Mclaren-Honda dan belum mendapatkan poin satupun di tiga seri musim 2016 ini.

Sekilas tentang perjalanan Alonso

Sama dengan pembalap Indonesia, Rio Haryanto. Pembalap Spanyol ini mengawali karirnya di tim kecil, Minardi. Pindah ke Renault dan menjadi juara dunia tahun 2005 dan 2006. 

Renault tergolong tim papan tengah. Melihat prestasi Alonso tim papan atas tertarik untuk merekrutnya. Di 2007, pembalap Spanyol itu pindah ke Mclaren-Mercedes. Performa Mclaren saat itu cukup bagus dan bisa bersaing dengan Ferrari.

Alonso yang bersetatus juara bertahan disandingkan dengan Rooke yaitu Lewis Hamilton. Dengan status pendatang baru, Hamilton bisa bersaing dengan Alonso. Disinilah persetruan terjadi antara keduanya. Alonso ingin dinomorsatukan, tapi kenyataanya poin keduanya di klasmen balap beselisih tipis.

Seri terakhir di Berazil, urutan poin adalah 1. Hamilton, 2. Alonso dan 3 Kimi Raikkonen dari Ferrari. Hanya tiga pembalap itu yang masih memungkinkan menjadi juara dunia. Yang diunggulkan tentu saja dua pembalap Mclaren. Raikkonen saat itu tidak menjadi unggulan.

Selepas start, Raikkonen memimpin, di belakang pembalap Finlandia itu ada Alonso dan hamilton yang berebut posisi. Saat ditikungan Hamilton melebar. Diakhir balapan, keluar sebagai juara dunia Raikkonen.

Karena persaingan itu Alonso tidak betah dan kembali ke Renault. Beberapa tahun kemudian hijrah ke Ferrari. Para penggemar memprediksi, Dia akan tangguh bersama tim kuda jingkrak itu. Nyatanya belum pernah sama sekali juara dunia. Hanya di posisi dua klasemen akhir di tahun 2010, 2012, dan 2013

Kini Alonso pindah ke Mclaren lagi. Sejak memisahkan diri dari Mercedes dan bekerja sama dengan Honda, Mclaren belum menunjukkan performa yang ideal seperti yang diinginkan dua pembalapnya yang bersetatus juara dunia.

Alonso juga risih dengan banyak pihak mengatakan "Rugi meninggalkan Ferrari" "Tidak pernah beruntung memilih tim"

Ada siklus di dalam olahraga dan untuk menang sekarang ini Anda harus mengendarai Mercedes," kata Alonso kepada La Gazzetta dello Sport. "Aku sudah memiliki banyak momen bagus dengan Ferrari. Mimpiku adalah membalap untuk tim itu dan aku menikmati masa-masaku di sana. Lalu tibalah waktuku untuk mengakhirinya."

"Aku sebenarnya masih punya sisa dua tahun kontrak tapi aku meminta kepada presiden [Luca di Montezemolo] untuk pindah karena aku tidak bahagia finis di urutan kedua."

"Ferrari adalah tim yang spesial dan akan selalu di hatiku. Aku punya mobil-mobil mereka di museumku dan garasiku. Tapi bagaimanapun, berada di Ferrari dan tidak juara membuat stres," tambah juara dunia dua kali itu. dikutip dari detiksport