_

_
Balapan Selanjutnya, Gran Premi Monster Energy de Catalunya. 17 Juni 2018

Friday, 1 April 2016

8 Fakta Sirkuit Bahrain


Sebelum kita menyaksikan balapan di Sirkuit Bahrain pada akhir pekan ini, minggu 3 April 2016, tidak ada salahnya kita menyetahui tentang Sirkuitnya. Berikut Profil Sirkuit Bahrain, Sakhir.


1. Kapan Pertama Kali
Bahrain pertama kali menyelenggaraka F1 pada tahun 2004. Tahun 2016 ini merupakan gelaran yang ke-12. Tahun 2011 absen, karena adanya kerusuhan di Negara teluk tersebut

2. Alkohol Dilarang
Beda dengan Sirkuit lain Sampanye termasuk minuman haram dalam Negara Islam ini. Namun panitia tidak ingin selebrasi menyemprotkan sampanye hilang dari tradisi balap F1, maka mereka menggantinya dengan minuman lokal setempat bernama Warrd, yang merupakan campuran sari buah delima dengan soda. Warrd sendiri kemudian menjadi ciri khas dari balapan F1 di Bahrain

3. Balapan Malam
Sirkuit yang biasanya menyelenggarakan balapan pada siang hari seperti Sirkuit lain pada umumnya, berubah menjadi balapan malam hari mulai musim 2014, yang menambah terlihat mewah pada setiap sudut Sirkuit

4. Jarak tempuh
Jarak tempuh satu lap: 5,412 km, dengan total jarak yang ditempuh dalam perlombaan: 308,238 km (57 lap).

5. Padang Pasir
Padang pasir merupakan arena sekaligus pemandangan di Sirkuit ini. Saat mobil F1 sedikit keluar aspal, debu sudah bertaburan kemana-mana. Di awal penyelenggaraan, para pembalap sempat terganggu dengan pasir yang berterbangan di lintasan karena menyebabkan trek licin. Akhirnya panitia meyemprotkan semacam pelengket pada pasir, sehingga pasir di lintasan bisa diminimalisir.

6. Rekor Tercepat 
Rekor lap tercepat: 31,447 detik oleh Pebalap Spanyol Pedro de la Rosa dari tim McLaren pada 2005. Belum terpecahkan hingga musim 2015 lalu

7. Salah satu Sirkuit terpanjang 
Sakhir punya panjang lintasan 5,421 km yang terdiri 15 tikungan; sembilan ke kiri dan enam ke kanan. Sirkuit ini punya empat lintasan lurus, satu di antaranya adalah sepanjang 1.090 meter di depan garasi tim.

8. Tikungan Schumacher
Sirkuit biasa mengabadikan sebuah tikungan dengan nama mendiang pebalap. Sementara bila bukan pebalap, setiap tikungan akan diberi nama lain. Misalnya Sirkuit Spa-Francorchamps di Belgia dan Silverstone di Inggris.

Sementara Sakhir seperti halnya sirkuit lain buatan Tilke hanya memberi nomor pada setiap tikungan, bukan nama. Tapi Sakhir menyediakan khusus untuk Schumacher yang sedang koma akibat kecelakaan ski di pegunungan Alpen, Meribel, Prancis pada Desember 2013.

Autoblog menyatakan tikungan Schumacher di Sakhir adalah tikungan pertama setelah start. Pemberian nama tikungan pada 2014 itu, menurut pernyataan resmi Sakhir, adalah untuk menghormati sosok tujuh kali juara dunia F1 yang penuh inspirasi itu. Dikutip dari Beritagar.id